[PROLOG] History of Power

Prolog

 Note : Mian sebelumnya diganti ….

 

 PROLOG

`Haebyeol berjalan jalan mengeliling taman kota,samar samar ia melihat seseorang.

“Siapa dia?”gumam Haebyeol sendirian.

Tiba tiba hujan melanda,tanpa mendung.

“Huaa…..ahh!!!!”ucap Haebyeol.

“Kau ini,bergumam sendiri,memangnya kau mimpi apa?”tanya Luna.

“Seorang pria yang mencium ku dengan mesra”bohong Haebyeol.Luna haya mengernyutkan dahinya.

“Hei!hei!!!Sudah!Sudah!Haebyeol,cepat mandi!”ucap Eomma Haebyeol dan Luna.Yap!Haebyeol dan Luna kembar,memang wajah nya agak beda.Hehehe…

“Ne,Eomma!”jawab Haebyeol.

***

“Hyunseung!”sapa Baekhyun.

“Ne,Baekhyun”jawab HyunSeung.

“Kau yakin ingin melamar Haebyeol?”tanya Baekhyun.

“Ne,sangat yakin!”jawab  Hyunseung meyakinkan.

“Apa Haebyeol sudah mengetahuinya?”

“Belum.Tapi aku mengundangnya ke acara ‘Party Nigth’,disana aku akan melamarnya”jelas Hyunseung.

“Kalau dia tidak menerimanya?”ujar Baekhyun.

“Kau ini!Menanya terus!”kesal Hyunseung.”Aku ingin membeli cincin dulu ya!Kau jangan kemana mana!”

Hyungseung pun pergi ketoko emas,sebelum sampai,mobil Hyunseung seperti menginjak sesuatu,Hyunseung turun dari mobil.

“Hah?Cincin?Kuat sekali cincin ini!Ku ambil saja!”gumam Hyunseung.

Hyungseung melanjuti laju mobilnya,cincin itu akan diberikan kepada Haebyeol & Luna jika dia meminta.

Malam pun tiba,Hyunseung menunggu di depan pintu,untuk menunggu Haebyeol.

“Ah,Haebyeol!”panggil Hyunseung.Lalu Hyunseung menarik tangan Haebyeol untuk memasuki halaman belakang,yang disana banyak tamu yang datang.

“Haebyeol….”

“Ne,Hyunseung…..”

“Maukah kau menjadi kekasihku?”tawar Hyunseung.

“Hyun-nie….kau serius?”tanya Haebyeol.

“Ne”

“A..aku…mau”jawab Haebyeol.Hyunseung memeluk Haebyeol,Hyunseung mempererat pelukkan-nya.`

“Waw!!Wawawaw!!!Ceritanya indah!”puji Sae Ron.

“Hush!Kau mendengarnya,Sae Ron?Ini cerita dewasa!Sana!Lebih baik membacakan dongeng!”ucap Krystal.

Sae Ron masuk kekamar nenek,ternyata nenek tidur,Sae Ron mengoprak-aprik laci dikamar nenek,siapa tahu saja ada buku dongeng,tak ada,Sae Ron malah menemukan buku tebal yang berdebu,mungkin ada 1000+ halaman,Sae Ron mengangkut buku itu kekamarnya,dan ia membaca dalam hati.

 

TO BE CONTINUED >>

Ditandai:, , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: